aku tak kuat berlari
bila sedang dihambat gundah
sesak nafas bergetar
menahan sebak pilu
waktu hilang bicara
sepi pun mencengkam
luka dan bisa menghiris
mengoyak jiwa yang menggigil
biar jasad melebur
dimamah api rindu
tiada lagi susuk wajah
yang menapak singgah
tatkala ku tatap cermin
aku pun hilang bentuk
bila kau semakin tak peduli
pintu mu tak lagi ku ketuk
No comments:
Post a Comment