Friday, 5 August 2011

SEPI RINDU

aku tak kuat berlari 
bila sedang dihambat gundah
sesak nafas bergetar
menahan sebak pilu 
waktu hilang bicara 
sepi pun mencengkam
luka dan bisa menghiris
mengoyak jiwa yang menggigil
biar jasad melebur
dimamah api rindu
tiada lagi susuk wajah
yang menapak singgah
tatkala ku tatap cermin 
aku pun hilang bentuk 
bila kau semakin tak peduli
pintu mu tak lagi ku ketuk

No comments:

Post a Comment