tatkala ku dengar bisik dedaun dilirih angin
petir mengecup mendung kelabu dikaki langit
hati pun menjadi suram lalu mengundang ghiarah rindu
menyulam dendam asmara yang tak pernah sudah
lalu ku biarkan hujan menyiram debu debu masa lalu
dan ku pekik cinta yang hilang diujung dunia
bila aku tak dapat meraih bintang dilangit
ku biarkan diri menjadi pohonan rendang
memberi teduh dengan penuh wangian cinta
mengusir kegalauan yang sering menghimpit lara
hadirlah menyemarakkan mimpi mimpi indah buatku
biar terjaga ku memberi hidup pada jiwa yang mati
dan aku juga tidak lagi menghitung harap
bila bukan dia yang hadir melukis pelangi
No comments:
Post a Comment