Friday, 5 August 2011

DI SUBUH DINGIN KU BERSUJUD

disubuh dingin tatkala embun menitis jernih
bila selimut masih rindu memeluk hangatnya tubuh  
lelapan mata tetap jaga meski kelopaknya pejam 
begitu sukarnya melolos diri dari cengkaman mimpi 
namun azan berkumandang tetap saja mengundang 
ku bawa diri dengan wuduk ke sejadah terbentang 
lalu sujud penuh cumbu dikaki subuhmu Illahi 
menadah tangan memohon belas dan juga simpati 
ku alunkan Al Waqiah dan Zikir Qauli berulang kali 
memberi hidup pada jiwaku yang hampir mati 
dengan sabar  dalam tawadduk dan istiqamah 
jiwaku tenang tiada lagi keluh kesah
bila sabar memberi ku ketenangan jiwa
hati pun menuntun pergerakan dalam iman dan takwa
ku hindar diri dari bujukan syaitan dan iblis 
dosa dan maksiat dibenteng dari pantulan cahaya qalbu
malaikat  memimpin aku menuju kebaikan yang jitu
aku pun menjadi rindu untuk sering mendekatiMu

No comments:

Post a Comment